banner 728x286

GOW Tolikara Sosialisasikan Penanaman Sayur dan Cabai Jelang BPL GIDI Pusat di Kanggime

banner 120x600

KARUBAGA, SUARALANI.id — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tolikara menggelar sosialisasi penanaman sayur-sayuran, bawang merah, bawang putih, dan cabai sebagai upaya mendukung ketersediaan bahan pangan menjelang pelaksanaan Badan Pekerja Lengkap (BPL) GIDI Pusat yang akan berlangsung di Kanggime.

Kegiatan yang dipimpin Ketua GOW Kabupaten Tolikara, Ny. Reni W. Wonda, A.Md.Sos, tersebut bertujuan mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan dan jemaat, untuk memanfaatkan lahan dengan menanam berbagai komoditas hortikultura guna memenuhi kebutuhan konsumsi selama pelaksanaan BPL GIDI Pusat.

Dalam arahannya, Ny. Reni W. Wonda mengatakan GOW memberikan bantuan modal kepada kelompok mama-mama untuk membeli bibit tanaman. Hasil panen nantinya akan dibeli dan dimanfaatkan sebagai kebutuhan konsumsi selama pelaksanaan BPL GIDI Pusat di Kanggime.

“Kami berikan modal untuk membeli bibit supaya mama-mama bisa menanam. Nanti hasil panennya akan kami beli untuk memenuhi kebutuhan selama pelaksanaan BPL GIDI Pusat di Kanggime,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara yang menginginkan kebutuhan sayur-sayuran, bawang merah, bawang putih, dan cabai selama pelaksanaan BPL GIDI Pusat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat Tolikara.

“Arahan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, kebutuhan sayur-sayuran, bawang merah, bawang putih, dan cabai tidak didatangkan dari luar Tolikara. Semua akan dibeli dari hasil panen masyarakat Tolikara. Hanya barang-barang kios yang akan didatangkan dari luar daerah,” katanya.

Menurutnya, program penanaman dimulai pada Juli 2026 dengan masa tanam sekitar tiga bulan. Dengan demikian, pada November 2026 hasil panen diharapkan sudah dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan BPL GIDI Pusat di Kanggime.

Selain untuk memenuhi kebutuhan BPL GIDI Pusat, hasil panen masyarakat juga akan dimanfaatkan untuk mendukung program penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah.

“Kalau sayur-sayuran mama-mama sudah panen, silakan bawa ke kami di Nabunage. Kami akan membelinya untuk dimasak sebagai makanan bagi anak-anak sekolah,” tutur Ny. Reni.

Usai kegiatan sosialisasi, Ketua GOW Tolikara juga menyerahkan bantuan dana kepada Klasis Awon dan Klasis Toma. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada mama-mama di setiap jemaat yang telah ditunjuk untuk membeli bibit dan memulai penanaman di wilayah masing-masing.

Namun demikian, Ny. Reni menegaskan bahwa bantuan modal bukan menjadi syarat bagi masyarakat untuk ikut menanam.

“Jangan melihat besar atau kecilnya bantuan dana untuk membeli bibit. Kami selaku organisasi wanita ingin mendorong mama-mama agar mau menanam sayur-sayuran sehingga kebutuhan kita dapat dipenuhi dari hasil kebun masyarakat sendiri,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan menanam.

“Mama siapa saja bisa menanam sayur-sayuran, bawang, dan cabai. Tidak harus yang menerima bantuan modal. Yang menerima maupun yang tidak menerima bantuan, semuanya bisa bersama-sama berupaya menanam. Kami tidak membatasi siapa pun,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, GOW Kabupaten Tolikara berharap masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam. Selain mendukung suksesnya pelaksanaan BPL GIDI Pusat di Kanggime, gerakan ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tolikara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *