GOYAGE, SUARALANI.id — Pemerintah Kampung Mampulaga, Distrik Goyage, Kabupaten Tolikara, memanfaatkan Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2025 untuk pengadaan lampu tenaga surya (solar light) berkapasitas 200 watt yang akan dibagikan kepada masyarakat.
Kepala Kampung Mampulaga, Yeki Wanena, mengatakan pengadaan lampu tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan penerangan di lingkungan kampung, mengingat lampu bantuan pemerintah yang pernah disalurkan beberapa tahun lalu kini sudah tidak dapat digunakan lagi.

“Dulu pemerintah pernah memberikan bantuan lampu, sekitar tahun 2015. Sekarang lampu-lampu itu sudah rusak semua dan tidak berfungsi lagi. Karena itu kami berinisiatif mengadakan lampu baru melalui Dana Desa agar masyarakat kembali mendapatkan penerangan,” ujar Yeki Wanena dalam rekaman suara yang diterima suaralani.id.
Ia menjelaskan, anggaran yang digunakan berasal dari Dana Desa Tahap II Tahun 2026 yang dicairkan pada akhir Juli 2026. Selanjutnya, dana tersebut dimanfaatkan untuk membeli lampu tenaga surya di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.
Menurut Yeki, keberadaan lampu tenaga surya diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas warga pada malam hari.

“Dengan adanya lampu ini, masyarakat bisa berkumpul bersama keluarga, berbincang di rumah pada malam hari, dan tidak lagi langsung tidur karena kondisi yang gelap,” katanya.
Pemerintah Kampung Mampulaga berharap pengadaan lampu tenaga surya tersebut dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus menunjang aktivitas masyarakat pada malam hari, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses penerangan. Pungkasnya. (Nay/SL)














