banner 728x286

Bupati Tolikara Buka Musda I KADIN, Efraim Wandik Nahkodai KADIN Kabupaten Tolikara

banner 120x600

KARUBAGA, SUARALANI.id– Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) I Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tolikara yang berlangsung di Aula GIDI Karubaga, Selasa (21/7/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya Muskab serta penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta.Musyawarah Kabupaten pertama tersebut mengusung tema “Mendorong Investasi, Mendorong UMKM dan Membangun Ekonomi Tolikara yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing.” Kegiatan juga dirangkaikan dengan pameran produk unggulan UMKM hasil karya anak asli Tolikara, seperti es krim buah merah, kopi lokal, noken, serta berbagai produk kreatif lainnya.

Turut hadir mewakili Ketua KADIN Provinsi Papua Pegunungan, Wakil Ketua I Bayam Keroman beserta jajaran pengurus, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi kepemudaan (OKP), TNI-Polri, pelaku UMKM, wirausaha muda asli Tolikara, dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Willem Wandik menegaskan bahwa kehadiran KADIN Kabupaten Tolikara harus menjadi wadah yang mampu membina, memfasilitasi, dan menjembatani kepentingan para pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, KADIN memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan investasi, peningkatan kualitas pelaku usaha, serta penguatan produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Tolikara memiliki sumber daya alam dan potensi ekonomi yang sangat besar. Potensi ini harus dikelola secara baik melalui kolaborasi antara pemerintah, KADIN, dan dunia usaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mempercepat pembangunan ekonomi daerah,” ujar Willem Wandik.

Bupati juga berharap kepengurusan baru KADIN mampu membangun organisasi yang profesional, memperluas jaringan investasi, serta memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar semakin berkembang dan memiliki daya saing.

Dalam Musyawarah Kabupaten tersebut, Efraim J. Abu Bakar Wandik, S.T., yang maju sebagai calon tunggal, secara musyawarah ditetapkan sebagai Ketua KADIN Kabupaten Tolikara.

Terpilihnya Efraim diharapkan menjadi awal penguatan organisasi KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan dunia usaha, memperkuat sektor UMKM, dan memperkenalkan berbagai produk unggulan Tolikara ke pasar regional maupun nasional.

Sementara itu, Wakil Ketua I KADIN Provinsi Papua Pegunungan, Bayam Keroman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Kabupaten I KADIN Tolikara. Menurutnya, pelaksanaan Muskab ini merupakan tonggak penting karena untuk pertama kalinya KADIN Kabupaten Tolikara berhasil menyelenggarakan musyawarah sejak kabupaten tersebut berdiri.

Ia menilai Pemerintah Kabupaten Tolikara di bawah kepemimpinan Bupati Willem Wandik telah memberikan dukungan nyata terhadap tumbuhnya organisasi dunia usaha sebagai mitra pembangunan daerah.

“Potensi ekonomi Tolikara sangat besar. Karena itu dibutuhkan KADIN yang kuat agar mampu menghubungkan kepentingan dunia usaha dengan pemerintah serta mendorong peningkatan investasi dan pemberdayaan UMKM,” kata Bayam Keroman.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati Willem Wandik yang dinilai memberikan ruang kepada organisasi kepemudaan untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bayam Keroman mengingatkan seluruh pimpinan organisasi yang menerima dukungan pemerintah agar mengelola dana hibah secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Bupati Tolikara merupakan mantan aktivis organisasi kepemudaan yang memahami pentingnya peran organisasi dalam pembangunan. Karena itu, manfaatkan kepercayaan yang diberikan dengan bekerja secara jujur, profesional, dan penuh tanggung jawab demi kemajuan Tolikara,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KADIN Kabupaten Tolikara terpilih, Efraim J. Abu Bakar Wandik, S.T., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin KADIN Kabupaten Tolikara. Ia berkomitmen membangun organisasi yang inklusif, memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, serta membuka ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha dan UMKM.

Menurutnya, kepengurusan KADIN ke depan akan difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku usaha, promosi produk unggulan daerah, penciptaan iklim investasi yang sehat, serta mendorong lahirnya wirausaha muda asli Tolikara yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Di sisi lain, Ketua Steering Committee Muskab I KADIN Kabupaten Tolikara, Levis Bintang Kogoya, S.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Muskab pertama tersebut. Ia berharap hasil musyawarah menjadi awal lahirnya kepengurusan KADIN yang solid dan mampu menjawab tantangan pembangunan ekonomi daerah.

Melalui Musyawarah Kabupaten I ini, KADIN Kabupaten Tolikara diharapkan semakin berperan sebagai motor penggerak dunia usaha, memperkuat sektor UMKM, meningkatkan daya saing produk-produk lokal, serta membangun sinergi yang erat dengan pemerintah dalam mewujudkan ekonomi Tolikara yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Pungkasnya. (Kosay/SL).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *