GOYAGE, SUARALANI.id — Perayaan Natal Gabungan Daerah Kilugi Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Toli, Klasis Goyage, yang melibatkan empat jemaat, Jemaat Benari, Kilugi, Warima, dan Nubugawi. digelar di Gereja GIDI Jemaat Kilugi, Minggu (28/12/2025).
Perayaan Natal gabungan ini merupakan ibadah tingkat daerah sekaligus penutupan (kunci tahun) sesuai agenda tahunan Klasis Goyage yang dilaksanakan setiap akhir tahun.
Rangkaian ibadah diawali dengan puji-pujian, kesaksian, serta drama singkat tentang kelahiran Tuhan Yesus yang dipandu oleh Ev. Hermin Towolom. Ibadah berlangsung dengan penuh sukacita dan kekhidmatan.

Dalam pesan Natalnya, Pdt. Ayen Yigibalom menyampaikan bahwa perayaan Natal tahun ini mengusung tema Natal Nasional Gereja Injili di Indonesia, yakni “Natal Membawa Sukacita” yang diambil dari Lukas 2:10–11.Sementara itu, subtema yang ditetapkan Panitia Natal Daerah Kilugi adalah “Melalui perayaan Natal ini kita bersukacita di balik dukacita, sebab ada pengharapan di dalam Yesus.
“Perayaan Natal ini merupakan ungkapan syukur kami sepanjang tahun 2025, dari Januari hingga Desember, dan hari ini kita memasuki minggu terakhir tahun 2025,” ujar Pdt. Ayen Yigibalom.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Delinus Yigibalom. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya pertobatan dan pemulihan total yang dimulai dari keluarga, maupun seluruh masyarakat Klasis Goyage.

Menurutnya, keluarga yang hidup sesuai firman Tuhan akan menerima berkat dalam seluruh aspek kehidupan.Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk tetap bersukacita dan berpegang teguh pada pengharapan di dalam Yesus Kristus, meskipun berada dalam berbagai pergumulan hidup.
“Diharapkan umat Tuhan di Daerah Kilugi, Klasis Goyage, tetap bersukacita dalam segala hal dan menunjukkan iman melalui tindakan sesuai profesi masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ibadah Natal Gabungan Daerah Kilugi, Gulangga Yigibalom, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jemaat dan hamba Tuhan yang telah hadir dan beribadah bersama.

“Kami awalnya adalah Panitia Natal Jemaat, namun kemudian dipercaya melanjutkan sebagai Panitia Natal Gabungan tingkat daerah Kilugi Klasis Goyage,” jelasnya.
Ia juga mengakui keterbatasan waktu persiapan, namun bersyukur karena atas pertolongan Tuhan, seluruh rangkaian ibadah dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Perayaan Natal Gabungan ini melibatkan seluruh hamba Tuhan dan pelayan jemaat di Daerah Kilugi serta dihadiri oleh keempat jemaat GIDI Klasis Goyage. Ibadah berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh hikmat.Kiranya perayaan Natal ini semakin menguatkan iman dan membawa berkat bagi seluruh jemaat. [CR02/Yigibalom_Nay]














