banner 728x286

Data Akurat, Otsus Tepat Sasaran: Ini Pesan John Tabo untuk Papua Pegunungan.

banner 120x600

WAMENA, SUARALANI.id– Data yang akurat menjadi kunci keberhasilan pembangunan dan penyaluran manfaat Otonomi Khusus (Otsus) di Papua Pegunungan. Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan meminta seluruh OPD 8 Kabupaten Kota dan pemangku kepentingan memperkuat konsolidasi data Orang Asli Papua (OAP) agar setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok Demianus Siep , saat menutup Workshop Konsolidasi dan Penguatan Tata Kelola Data Orang Asli Papua (OAP) di Green Baliem Hotel, Wamena, Kamis (4/6/2026).

Dalam sambutannya, John Tabo menegaskan bahwa pembangunan yang baik harus dimulai dari data yang akurat. Menurutnya, data merupakan dasar pemerintah dalam mengambil keputusan, menyusun program, serta memastikan keberpihakan kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran.

“Selama tiga hari ini, kita sudah duduk bersama berdiskusi bersama dan melihat secara lebih serius pentingnya data dalam pembangunan Papua Pegunungan. Kita menyadari bahwa pembangunan yang baik harus dimulai dari data yang akurat, sebab data adalah dasar pemerintah mengambil kebijakan dan keputusan dalam menyusun program serta memastikan keberpihakan kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa konsolidasi data Orang Asli Papua merupakan pekerjaan penting yang tidak dapat dipandang ringan. Di dalam data tersebut terkandung hak-hak masyarakat, kebijakan afirmasi, pelayanan publik, serta masa depan generasi Papua Pegunungan.

Menurutnya, selama workshop berlangsung terlihat adanya semangat dan komitmen yang baik dari seluruh peserta delapan kabupaten kota. Keterbukaan dalam berbagi informasi, kemauan untuk menyatukan data, serta upaya memperkuat kerja sama antar organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait menjadi modal penting dalam membangun sistem data yang lebih baik.

“Ini adalah langkah awal yang baik. Tetapi saya mengingatkan bahwa pekerjaan kita belum selesai. Workshop ini jangan berhenti hanya pada diskusi dan materi di dalam ruangan,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta untuk menindaklanjuti hasil workshop melalui langkah-langkah nyata dan terukur setelah kembali ke instansi masing-masing. Upaya tersebut mencakup perbaikan kualitas data, penguatan koordinasi antar lembaga, pengurangan ego sektoral, serta pembangunan budaya kerja yang berbasis data.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap kebijakan pembangunan ke depan semakin tepat sasaran, pelayanan publik semakin baik, dan manfaat program Otonomi Khusus benar-benar dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayah Papua Pegunungan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Papua Pegunungan juga menyampaikan apresiasi kepada Program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) yang telah mendukung penyelenggaraan workshop serta membantu penguatan tata kelola data dan pembangunan berbasis bukti di Papua Pegunungan.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada seluruh narasumber, panitia, dan peserta yang telah memberikan waktu, tenaga, serta pemikiran selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Menutup sambutannya, John Tabo mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja dengan hati dan semangat kebersamaan demi kemajuan Papua Pegunungan.“Saya percaya kalau kita bekerja dengan hati untuk Papua, maka pelan-pelan kita akan membangun Papua Pegunungan yang lebih maju, lebih adil, dan lebih berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya.(EK/admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *